Krim Mata

[Review] Sebamed Anti Ageing Q-10 Lifting Eye Cream

Hello dear readers!

Kali ini aku bahas krim mata dari Sebamed. Sebamed Anti Ageing Q-10 Lifting Eye Cream mengklaim mampu mengurangi kerutan, melembabkan dengan kandungan phytopeptides (fitopeptida), dan berfungsi untuk melembutkan, merawat, serta melindungi area kulit mata.

Aku pakai produk ini udah sejak tahun 2014, well…lama sih ya hehe. Aku beli produk ini seharga Rp 139.000,00 di Watsons, Citraland Jakarta.

WP_20150716_053
Ukurannya cukup mungil yaitu tube dengan isi konten sebanyak 15 ml
WP_20150716_056
Bagian belakang menyediakan informasi tentang tanggal kadaluarsa, manfaat, dan cara penggunaan

Di situs resminya, produk ini lebih detail lagi mengklaim:

  • Mampu mengurangi rata-rata 32% kerutan selama 28 hari pengujian
  • Kandungan koenzim Q-10 mengaktifkan metabolisme oksigen pada tingkat sel
  • Kandungan kompleks aktif terbuat dari fitopeptida dikombinasikan dengan mukopolisakarida menyediakan kelembaban yang intensif
  • Kandungan alami dan bermanfaat dari shea butter, alpukat, dan minyak almond berfungsi melembutkan kulit
  • Kandungan alami bisabolol menenangkan iritasi pada area-area kulit yang amat sensitif
  • Kadar pH produk sebesar 5.5 menjaga fungsi perlindungan pada kulit
  • Mampu melindungi (kulit) dari sumber-sumber pengiritasi dan alergen
  • Tingkat efikasi dan toleransi pada kulit yang tinggi, telah teruji secara dermatologis* dan ophtalmologis**

*telah teruji dermatologis: teruji aman bagi kulit

** telah teruji ophtalmologis: teruji aman bagi mata

BY THE WAY, remember this, produk ini ngga menjanjikan mampu untuk mengurangi darkening alias kulit bawah mata yang menghitam karena kurang tidur, begadang parah, atau faktor genetik 🙁

Ingredients

Aqua, Glycerin, Prunus amygdalus dulcis oil, Persea gratissima oil, Polyglyceryl-2 Dipolyhydroxystearate, Butyrospermum parkii butter, C12-15 Alkyl Benzoate, Cetearyl Glucoside, Cetearyl Alcohol, Palmitoyl Oligopeptide, Palmitoyl Tetrapeptide-7, Ubiquinone, Sodium Hyaluronate, Bisabolol, Sodium Lactate, Coco Glucoside, Potassium Cetyl Phosphate, Sodium Citrate, Sodium Carbomer, Butylene Glycol, Parfum, Benzyl Alcohol, Phenoxyethanol, Sodium Benzoate

Fitopeptida itu apa sih? Jadi, fitopeptida adalah protein kompleks yang berasal dari tumbuhan (fito = tumbuhan, peptida = kelompok protein).

How To Use

Aku biasa pakai produk ini setelah cleansing dan toning, sebelum pakai serum dan lotion. Urutannya begini nih:
pembersih wajah toner krim mata – serum – pelembab.

Frekuensiku menggunakan produk ini yaitu setiap pagi dan malam.

Verdict

Before using

Sebelum pakai produk ini, kondisi mataku itu ya kaya matanya Seungri BIGBANG sebelum akhirnya dia memutuskan untuk corrective surgery di bagian matanya yang ‘panda’ itu. Lebih tepatnya, agak bengkak/puffy gitu, ada kerutan, dan gelap di bagian bawah serta ke sudut dalam mata.

Tentunya, ini disebabkan oleh faktor begadang yang super parah pada waktunya, kurang minum, dan suka baca sambil tiduran apalagi lihat layar hp.

After using

Setelah pengaplikasian produk ini, aku ngerasa kulit mataku jadi lembab terhidrasi, bukan lembab tapi rasa kaya’ berminyak ya. Krimnya cepat banget terserap ke dalam kulit, that’s why pakainya cukup ditepuk-tepuk aja dan NGGA USAH BANYAK-BANYAK.

Kondisi setelah aku tunggu 15 – 30 menit pemakaian, kulit matanya tetap lembab. Sebulan setelah pemakaian produk ini, aku ngga lihat ada perubahan di garis di bawah mata yang menurutku lumayan deep.

Sebagai penutup, produk ini buatku terbukti menghidrasi area kulit di sekitar mata, mampu mengurangi puffiness, dan setidaknya untuk mencegah garis-garis halus selanjutnya (jangan sampai deh huhu).

Repurchase?

Yes. Walaupun ini masih belum ngaruh buat deep lines-ku, tapi aku sendiri merasakan produk ini:

  1. Menghidrasi area kulit sekitar mata (ini penting sih, kalau ngga terhidrasi dengan baik yang ada malah berpotensi timbul kerutan lho)
  2. Mampu mengurangi puffiness alias mata ‘bantal’ (..deserves a bow down!) :’)
  3. Mencegah timbulnya garis-garis halus pada area kulit sekitar mata (Thank God, I have none of it…which somehow makes me curious despite all of staying-up-all-night days I’ve spent)

See you on the next post!

4 Komentar

  1. Hai, makasih review nya yah 🙂 kebetulan lagi nyari eye cream nih. by the way aku juga punya deep line kyk yang kamu bilang. setauku itu bisa muncul karena buanyaak hal. bisa karena keturunan, karena senyum (atau biasa dibilang “kerut emosi”, kim kardashian aja bilang senyum itu bikin wrinkles :D), atau yang paling sering ga kita sadari adalah karena posisi tidur. mungkin kamu sering tidur menyamping, sehingga pipi kamu menekan ke arah mata sehingga muncullah kerut itu. hehe. sekali lagi makasih banyak review eye cream nya, aku sangat terbantu hihi

    1. Hai Ayu, maaf banget baru bales huhu. Iya faktornya memang banyak banget yang jadi penyebab muncul kerut entah itu kerut halus atau yang ‘dalam’. Aku sendiri lebih karena sering tidur larut dan intens mata ke monitor laptop dan hp… jadi yah… gitu :’)
      By the way, aku udah stop pakai Sebamed karena masalah kerut ini udah ngga terlalu ganggu, cuma masalahku sekarang dark circle aja yang rasanya selain tidur cukup, produk yang khusus untuk menyamarkan dark circle juga perlu 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.