Pelembab

[Review] L’Oréal Dermo Expertise White Perfect Clinical Day Cream & Overnight Treatment Night Cream

Hi, hello!

Masih tentang rangkaian L’Oréal White Perfect, kali ini aku akan membahas tentang krim pagi dan krim malamnya. Aku mengganti produk skincare-ku dari pembersih, toner, krim pagi, dan krim malam (plus krim mata juga) dengan rangkaian dari L’Oréal White Perfect sejak 2017 (kecuali krim matanya yang sudah kupakai sejak Juni 2016).

img_20180304_181836_479491080203.jpgRangkaian L’Oreal White Perfect yang Aku Gunakan

Aku mengganti produk skincare karena aku punya masalah dengan beberapa bekas jerawat yang susah hilang, dan juga bercak-bercak coklat dan warna kulit kurang merata akibat kurang menggunakan sunscreen dan kurang (banget) merawat kulit.

Nah, kenapa review-nya digabung dan ngga satu per satu dibahas? Bekerja apa ngga nih produk? Yuk baca bahasannya di bawah 🙂

P_20180212_145122_HDRSay Hello to These Sweetie!

Fungsinya Apa Nih?

L’Oréal Dermo Expertise White Perfect Clinical Day Cream

Sudah jelaslah ya, namanya juga krim pagi pasti ya dipakainya di pagi hari setelah kita membersihkan muka dengan pembersih dan menggunakan penyegar/toner. Krim pagi dari L’Oreal White Perfect Clinical berfungsi secara spesifik untuk:

  1. Meratakan warna kulit yang tidak merata
  2. Menetralisasi produksi melanin langsung dari sumbernya sehingga produksi melanin tidak berlebih
  3. Menghilangkan bercak-bercak terpigmentasi (contohnya, bekas jerawat, bercak kecoklatan, flek hitam)
  4. Mencegah terbentuknya bercak-bercak

FYI, produksi melanin sebenarnya adalah hal yang normal karena itu adalah mekanisme alami tubuh untuk melindungi kulit dari terpaan sinar ultraviolet matahari yang merupakan salah satu karsinogen (penyebab kanker).

Melanin yang dihasilkan oleh tubuh akan bertindak layaknya tameng untuk melindungi kulit, namun melanin yang diproduksi secara berlebih mau ngga mau menyebabkan penggelapan pada kulit.

“Tapi kalau pakai krim ini pagi-pagi kita ngga bisa dapat manfaat sinar matahari pagi dong?”

Sinar matahari memang bagus karena dia sumber vitamin D, tapi sinar matahari pada rentang waktu di atas jam 11 itu cukup berbahaya bagi kulit yang ngga dilindungi dengan sunscreen atau sunblock.

Nah, krim pagi ini memiliki kandungan SPF 19 PA+++ yang melindungi kulit muka kita dari UVA/UVB. Menurutku, dengan kita pakai entah produk apapun yang ada kandungan SPF-nya, kita sudah ‘membentengi’ kulit dari paparan sinar UV sejak awal.

Tapi, harap diingat ya, angka SPF (Sun Protecting Factor) itu menunjukkan seberapa lama produk tersebut mampu melindungi kita dari sengatan matahari. Contohnya, kulitku membutuhkan waktu sekitar 20-30 menit untuk menjadi kemerahan alias sun-burned di bawah sinar matahari tanpa diolesi sunscreen atau sunblock.

Nah, aku biasanya mengalikan waktu tersebut (20 menit) dengan angka SPF di sunscreen untuk mendapatkan waktu seberapa lama produk yang kugunakan melindungi mukaku. Jadi, perhitungannya:

20 menit x 19 = 380 menit (sekitar 6 jam).

“Lho, terus mana fungsi ‘memutihkan’?”

Nah, menurutku ini nih miskonsepsi tentang produk yang melabelkan ‘pemutih’/whitening dalam fungsi produknya. Memutihkan bukan lantas berarti mengubah kulitmu seputih layaknya putih seperti let’s say kulit orang-orang Kaukasia atau orang-orang Asia Timur (Jepang dan Korea).

Produk ini menurutku lebih ke mencegah supaya kulit kita ngga menggelap secara berlebihan akibat paparan sinar matahari dan mengurangi noda-noda yang ada di muka secara perlahan hingga akhirnya hilang bila produk ini digunakan secara rutin.

Produk ini mengklaim bahwa:

  1. Hasil setelah pemakaian: Kulit akan tampak lebih cerah dan lembab
  2. Hasil setelah pemakaian dari hari ke hari: Kulit lebih cerah dan warna kulit lebih merata
  3. Hasil setelah 8 minggu pemakaian: Bercak-bercak terpigmentasi berkurang hingga menghilang, tekstur kulit lebih lembut dan halus.

L’Oréal Dermo Expertise White Perfect Overnight Treatment (Night Cream)

Krim pagi mengklaim untuk melindungi kulit kita agar ngga semakin menggelap sekaligus mengurangi bercak-bercak seperti bekas jerawat dan flek di wajah. Nah kalau si krim malam ini mengklaim untuk membantu regenerasi kulit dan memutihkan kulit kita.

Secara garis besar, aku simpulkan kalau krim malam ini fokus kerjanya untuk meningkatkan warna kulit (skin tone) sedangkan si krim pagi untuk mencegah kulit tidak menggelap secara berlebihan.

Secara spesifik, produk ini mengklaim bahwa:

  1. Hasil setelah pemakaian semalam (overnight): Kulit tampak lebih cerah, halus, dan terbaharui (err… renewed maksudnya hehe) seperti setelah beristirahat dengan baik.
  2. Hasil setelah pemakaian dari hari ke hari: Warna kulit menjadi lebih cerah dan lebih merata.

Highlight Ingredients-nya Apa Saja Nih?

P_20180212_145150_HDRPerbedaan Tekstur Krim: Krim Pagi Lebih Cair, Krim Malam Lebih Thick

L’Oreal Dermo Expertise White Perfect Clinical Day Cream

  1. Pro-Vanish 3: Komponen yang didesain oleh L’Oréal untuk menetralisasi atau menyeimbangkan produksi melanin agar tidak berlebih dan untuk mengurangi penggelapan pada kulit.

    Yup, betul, kalau produksi melanin terkontrol, maka penggelapan kulit ngga akan terlalu cepat tampak pada kulit. Terkait bahan ya, aku masih belum ‘ngeh’ si Pro Vanish di krim pagi ini tuh tersusun dari apa. Hanya saja aku bisa simpulkan kalau Pro Vanish ini adalah gabungan dari bahan-bahan yang ada di dalam produk ini.

  2. Niasinamida (Niacinamide): Komponen ini tertulis pada urutan keempat dari sekian banyak komponen yang digunakan untuk membuat krim ini, dengan kata lain kandungan niasinamidanya banyak dan jadi salah satu fokus utama dalam produk ini.

    Apa sih niasinamida itu? Niasinamida atau niasin adalah nama lain dari vitamin B3. Nah, vitamin B3 ini sebenarnya bisa kita dapatkan dari makanan sehari-hari seperti sayur-sayuran berdaun hijau, ikan, daging ayam, dan daging sapi.

    Nah, niasinamida ini berfungsi untuk melindungi lapisan epidermal kulit dengan cara meningkatkan produksi seramida (ceramide) yang merupakan komponen penting dari dinding-dinding lipid/lemak yang menyusun lapisan epidermal kulit kita.

    Niasinamida juga bermanfaat untuk mengurangi kemerahan pada wajah, mengatur kadar minyak alias sebum pada muka, melindungi dari efek buruk sinar UV, mencegah pigmentasi berlebih (penyebab penggelapan pada kulit), meningkatkan produksi kolagen sehingga kerutan halus dan dalam berkurang, dan mencegah timbulnya kulit yang kusam akibat efek oksidatif karena niasinamida juga berperan sebagai senyawa antioksidan.

    Hmm, manfaatnya banyak banget ya, rasanya perlu deh satu tulisan tersendiri untuk membahas efek spesifik dari manfaat-manfaat si niasinamida ini deh hehe.

  3. Etilheksil salisilat (Ethylhexyl salicylate): Komponen ini tertulis pada urutan ketiga, harusnya ditulis sebelum niasinamida ya hehe tapi karena aku sudah excited duluan waktu tahu kalau niasinamida ada di urutan awal, ya jadinya aku tulis duluan (karena segitu bagusnya efek si niasinamida itu hehe).

    Nah, biasanya si etilheksil salisilat merupakan komponen yang berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV, jadi ngga heran kalau bahan ini bisa kalian temukan pada produk-produk yang mencantumkan angka SPF sebagai indikator kemampuan melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

L’Oréal White Perfect Overnight Treatment (Night Cream)
1. Pro-Vanish 3™ Technology: Komponen yang terdiri dari kombinasi tiga senyawa aktif yang berfungsi untuk memutihkan dan memperbaharui kulit selama semalam dimana kulit beregenerasi secara aktif pada malam hari.

Nah, pasti pada bingung kan apa bedanya Pro-Vanish yang ada di krim pagi dan malam? Pro-Vanish pada krim malam ini dikombinasikan dari tiga senyawa aktif di antaranya:

  • Vitamin B3 yang berfungsi untuk mengurangi penggelapan pada kulit.
  • Procystein yang berfungsi untuk mengurangi pembentukan melanin (yang bertanggung jawab pada penggelapan kulit).
  • Bio-Peeling EX yang berfungsi untuk mengeluarkan sel-sel yang menggelap untuk kulit yang lebih cerah dan halus.

Oke, untuk fungsi Bio-Peeling EX ini cukup bikin aku mengernyitkan kening. Tulisan di kemasannya sih seperti ini: Bio-Peeling EX unloads darkened cells for a brightened and refied skin texture. Hmm.

Mengingat fungsinya sebagai peeling, mungkin maksud dari fungsi bahan ini adalah untuk menghilangkan sel-sel kulit mati yang kalau ngga dibersihkan secara berkala kan malah jadi penyebab kulit kusam dan ngga halus.

Sebelumnya Pakai Produk Apa?
Sebelumnya, pakai Wardah Gel Moisturizer dan Wardah Sunscreen. Selama masa-masa pencarian produk-produk skincare baru yang mau dicoba, aku selalu pakai Wardah Gel Moisturizer sebagai pelembab pagi dan malam. Ngga ada fungsi spesifik lain yang aku lihat di kulitku selama ini, walaupun begitu produk ini ngga pernah bikin aku bruntusan dan bagus untuk mengontrol minyak jadi cocok banget dipakai selama masa pencarian skincare baru hehe.

Sedangkan, aku ngga pernah pakai krim malam karena selama ini sulit banget nyari krim malam yang selain memang untuk targeted treatment (dalam hal ini, untuk menghilangkan bekas jerawatku dan flek/noda kecoklatam) dan untuk melembabkan muka. Nah, selama proses pencarian krim malam yang tepat itu, aku tetap pakai Wardah Gel Moisturizer supaya kulit tetap lembab.

Jadi, Gimana Setelah Pakai Kedua Produk Ini?
Aku akan menggabung penjelasannya karena aku memakai kedua produk itu. Agak kurang tepat kalau aku membahas efeknya secara terpisah karena bisa jadi efeknya akan berbeda walaupun aku juga ngga tau akan sebeda apa.

Aku pakai produk ini secara rutin dari bulan Juli–November 2017. Aku pakai setiap pagi sebelum mulai beraktivitas seperti biasanya. Oh iya karena dia sudah punya kandungan SPF jadi paginya aku ngga pakai sunscreen lagi sampai sekitar jam 10 baru re-apply sunscreen. I’ll write my conclusion in bullet points:

  1. Efek setelah pemakaian
    Setiap pakai L’Oréal White Perfect Clinical Day Cream, kulitku memang tampak lebih cerah. Well, ngga bisa dipungkiri salah satu penyebab efek cerah instannya karena adanya kandungan titanium dioxide.

    Titanium dioxide memang punya fungsi sebagai filter/penangkal radiasi sinar UV, oleh karena itu dia umum ditemukan dalam produk-produk yang memiliki SPF. Selain itu, kulit terasa lebih lembab dan hal yang pasti krim ini ngga bikin daerah kulitku yang berminyak (T-zone dan pipi) jadi makin berminyak.

    Sedangkan, setiap pakai L’Oréal White Perfect Clinical Overnight Treatment, kulit terasa lebih berminyak karena tekstur krimnya yang menurutku terlalu berat sehingga setiap bangun tidur aku selalu perhatiin kulitku terlihat lebih berminyak. Padahal aku sudah mengakali dengan pakai krim ini tipis-tipis supaya ngga terlalu berminyak banget dan supaya cepat menyerap di kulit. 🙁

  1. Efek pemakaian yang rutin dari hari ke hari
    Aku ngga mengalami bruntusan atau reaksi sensitif seperti kemerahan selama penggunaan kedua produk tersebut.
  1. Efek setelah pemakaian lebih dari satu bulan (Juli – November 2017)
    Oke, ini bagian yang paling aku suka banget: Bekas jerawat dan flek/noda kecoklatan hilang! Oke, ini masuk akal banget kok karena aku pakainya lebih dari sebulan dan tentu aja rutin.

    Aku mulai perhatiin bekas jerawat dan noda kecoklatan (akibat ngga pakai sunscreen) itu mulai memudar alias ngga terlalu tampak jelas lagi saat dua bulan pemakaian produk ini. Sayang banget aku ngga fotoin karena aku mau mastiin beneran bisa ngga produk ini sampai bikin mukaku ‘bersih’ dari bekas jerawat dan noda-noda lainnya. Alhamdulillah, bulan November aku sudah bisa melihat hasilnya :’)

Menurutku, efeknya cukup cepat… well, “cepat” itu relatif sih ya, tapi buatku bekas jerawat dan noda lain memudar dalam dua bulan itu cukup cepat. Bukan tampak lagi lho tapi memang memudar alias tingkat warnanya mulai berkurang.

Aku termasuk orang yang malah curiga kalau ada produk yang langsung bisa menghilangkan bekas jerawat dalam waktu hitungan minggu apalagi hitungan hari. Hmm, aku cukup was-was sih. Bukan tanpa alasan ya, kulit kita memang butuh waktu untuk beregenerasi atau memperbaharui diri.

Nah, penggunaan produk-produk yang ditargetkan secara spesifik untuk keluhan tertentu biasanya membantu agar meningkatkan laju proses tersebut. Contohnya, niasinamida dalam produk ini yang berfungsi untuk mendorong laju produksi ceramide dan kolagen dalam jaringan kulit.

Apakah produk ini meningkatkan tone dari kulitku?
Aku ngga bisa pastiin karena aku ngga cek skintone-ku ini masuk level berapa (tau kan level skintone-nya MAC yang suka jadi acuan orang-orang untuk menentukan shade foundation), tapi hal yang aku bisa pastiin adalah: “Eh, kulit lo bersihan gitu, pakai apa?” dari teman-teman yang cukup jadi indikator ngga resmi kalau kulit ini sudah tidak seperti dahulu hehe.

Aku pribadi ngga ada masalah di kulit yang gelap, karena walaupun 2016 itu tahun termalas ngga merawat muka tapi pada dasarnya ngga bikin kulit menggelap gitu. Lebih tepat dibilang kulitku itu kusam akibat ngga dirawat dengan baik.

Sayang banget aku ngga merhatiin apakah dalam waktu delapan minggu sesuai klaim kedua produk ini mampu menghilangkan bekas jerawat dan flek atau noda-noda kecoklatan di kulit muka. Hanya saja yang aku bisa pastikan dari pemakaian produk ini selama Juli hingga November 2017 adalah produk ini memang bekerja dengan baik mengurangi tampilan bekas jerawat dan noda kecoklatan di mukaku.

Tentu saja, tidak hanya perawatan ini saja yang aku lakukan. Aku melengkapi dengan kebiasaan rutin seperti pakai serum yang khusus untuk targeted treatment, sunscreen dan minum vitamin C setiap hari, serta perawatan mingguan lainnya seperti eksfoliasi dan maskeran.

Perawatan mingguan ini  membantu pengelupasan sel-sel kulit mati dan membantu regenerasi sel-sel kulit yang baru. Perawatan dari luar pun juga harus ditopang dengan perawatan dari dalam kan hehe.

Oh iya ini aku kasih perbandingan foto antara kondisi kulitku per Oktober 2016 (foto atas) dan pertengahan September 2017 (foto bawah). Maaf ini pun dapat fotonya karena kebetulan ingat punya foto yang diambil September (berdasarkan keterangan tanggal foto: 15 September 2017). Foto sebelah kiri aku ambil di bawah lampu meja belajar, foto sebelah kanan aku ambil saat sore hari.

Seperti yang bisa dilihat di sini, perubahan yang paling kelihatan adalah:
(+) Lingkaran hitam di kantung mata berkurang (read here!)
(+)  Tekstur kulit yang lebih halus
(+)  Paling penting: bekas jerawat dan noda berkurang

IMG_20161028_202524Oktober 2016

P_20170915_162941_BFSeptember 2017

Nih ya kalau kalian zoom lagi foto atas dan bawah, kalian bisa lihat tampilan bekas jerawat dan nodanya berkurang. Pada foto atas, kalian bisa lihat gimana kulitku ngga halus dan sebenarnya tanpa di-zoom kalian bisa lihat si bekas jerawat dan noda kecoklatan. Pada foto bawah, tampilan bekas jerawat dan noda kecoklatan berkurang secara signifikan, dan kulitku jauh lebih halus ketimbang foto sebelah kiri.

Setelah dipikir-pikir, tekstur kulit menjadi halus ini bisa jadi dipengaruhi oleh kandungan Bio-Peeling EX yang ada di dalam krim malamnya, dimana fungsinya yaitu membantu pengelupasan sel-sel kulit yang menggelap (hmm… lebih tepatnya aku anggap sel-sel kulit mati sebenernya).

Tentunya, semua proses ini kan ngga instan, jadi aku merasa hasil yang kudapat dari Juli sampai November (kalau foto di atas, itu baru sampai September maaf ngga ada foto pas Novembernya huhu) membuahkan hasil dan tentunya permanen. Alhamdulillah, masalah kulit kusam, kasar, noda dan berbekas jerawat ini sudah selesai. :’)

Secara garis besar, aku menyarankan banget kedua produk ini untuk kalian yang punya masalah dengan bekas jerawat dan noda-noda kecoklatan di kulit muka kalian. Berdasarkan komentar yang aku dapat dari orang-orang di sekitarku tentang tone kulitku, yap kedua krim tersebut membantu kulit lebih cerah.

Oh iya, ngga masalah kok kalau kalian mau pakai serum lain untuk melengkapi krim ini. Saat penggunaan kedua produk ini, aku melengkapi dengan serum tersebut. Menurutku, gabungan ketiganya membantuku menghilangkan masalah kulit kusam, bekas jerawat, dan noda-noda kecoklatan di mukaku.

Kesimpulan
Pro:
(+) Mampu menghilangkan bekas jerawat dan noda-noda kecoklatan di mukaku
(+) Ngga bikin kulitku kemerahan apalagi bruntusan
(+) Mampu membuat tekstur kulit menjadi lebih halus (refined)

Cons:
(-) Tekstur krim malam terlalu berat buatku sehingga lumayan bikin kulitku berminyak dan agak susah menyerap di kulit –> diakalin dengan cara pakainya tipis-tipis banget dan ditepuk-tepuk.

Beli Dimana dan Harganya Berapa?
Aku beli kedua krim ini di Centro, Margo City, Depok. Aku lupa berapa harga yang kubayar untuk kedua produk itu di Centro (maaf bon-nya juga sudah hilang huhu).

Aku iseng cek akun resminya L’Oreal di Shopee Indonesia, jadi untuk L’Oréal Dermo Expertise White Perfect Clinical Day Cream dibandrol seharga Rp 170.000,00 dan untuk L’Oréal Dermo Expertise White Perfet Clinical Overnight Treatment dibandrol seharga Rp 202.500,00.

See you on the next post!

4 Komentar

  1. Halo kak, aku ada nih day and night cream loreal perfect clinical. Isinya masih banyak. Utk yg day cream masih 95 % (karena aku make nya masih yg dari tutupnya) dan yg night cream masih 85 % (lebih sering make yg ini karena jujur bagus buat ngelembabin wajah, bikin kenyal gitu). Tapi tipe kulitku normal to oily dan aku ngerasa gk cocok sama efek berminyakannya itu 🙁 Ohya aku beli langsung dari official store nya loreal yah, jadi dijamin ori. Dus nya juga masih ada kok. Dan yaa, aku rasa produk ini tuh cocok buat tipe kulit kering, karena bener” bisa ngelembabin dan efek mencerahkannya juga berasa. so far di aku gak ada masalah beruntusan dll. Aku jual dua”nya 250 ribu ya. Silahkan cek sendiri harga aslinya 🙁
    Kalo minat bisa langsung wa aku ya 083857639697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.