Masker Wajah

[Review] Gizi Beauty Mask (Cucumber, Rice, Bengkoang, Seaweed)

Hi, hello!

Kembali lagi dengan rangkaian masker terbaru dari produk lokal legendaris, Gizi Indonesia! Siapa coba yang ngga tau Gizi di sini lewat Gizi Super Cream-nya? Hehe krim itu bahkan sudah ada sejak jaman Mamaku masih muda dulu.

Aku pun juga ikut merasakan hype-nya saat aku berhasil cobain krim itu dari yang bentuknya masih dalam jar plastik putih sampai di-revamped jadi bentuk tube yang praktis dibawa kemana-mana. Nah, Gizi mengeluarkan produk terbaru yang menurutku sangat worth to try untuk digunakan setiap minggu.

screenshot_20190128-000445_12070346702894086238.jpgSay hello to GIZI BEAUTY MASK!

Varian masker dari Gizi Beauty Mask ini terdiri dari:

  • Cucumber/Timun
  • Rice/Beras
  • Bengkoang
  • Seaweed/Rumput Laut

Tekskur untuk keseluruhan produk adalah paste alias campuran yang cukup kental ibaratnya seperti kalau kita sedang mencampur masker bubuk kita dengan air hingga menjadi campuran semi kental. Jangan takut maskernya bakal susah diaplikasiin, keseluruhan masker ini gampang banget diaplikasiin ke muka.

Nah, karena tentunya dia masker wash-off, jadi cara terbaik untuk membilas masker ini adalah dengan waslap atau spons khusus muka (facial sponge) yang dibasahi air (ngga harus air hangat kok).

Oh iya, karena tampilan warna pada kemasannya berbeda-beda, jangan harap produknya pun bakal berwarna sesuai warna kemasannya ya hehe. Keseluruhan produk ini merupakan paste berwarna putih dengan wangi yang tidak terlalu kuat.

Oh iya lagi, aku pernah ketiduran saat pemakaian masker ini… dan tebak apa yang terjadi.

“Maskernya pasti jadi keras parah gitu ya?”

Surprisingly, maskernya ngga mengeras lho! Hahaha, aku juga takjub sih.  Malahan, saat masker ini ‘mengering’, aku bisa mengelupas masker ini. Jadi rasanya seperti masker peel off malahan hahaha.

Nah, tentunya kebiasaan selesai maskeran dengan masker ini adalah membilas muka dan membasahi kapas dengan hydrating essence untuk kemudian ditempel ke muka. Biar apa? Ngga biar apa-apa sih, cuma kebiasaan yang selain melembabkan dan menutrisi kulit, tapi juga memanjakan kulit hehe. Enak banget lho! 🙂

Nah, gimana performa masing-masing varian masker ini?

Gizi Beauty Mask Cucumber
p_20180401_161109_vhdr_on_1684930302.jpg                                              Si Timun yang Menyegarkan


Klaim fungsi utama:
– Menghidrasi kulit
– Membersihkan dan menghilangkan sel-sel kulit mati –> klaim ini ada di setiap varian Gizi Beauty Mask
– Mengencangkan dan mempertahankan kekencangan kulit dengan penggunaan rutin –> klaim ini ada di setiap varian Gizi Beauty Mask

Bahan:
Aqua, Euchema spinosum (Rumput laut) extract, Kaolin, Aloe barbadensis (Aloe vera) gel, PVP, Bentonite, Glycerin, Titanium dioxide, Propylene glycol, Butylene glycol, Polyacrylate-13, Polysorbate-20, Cucumis sativus (Timun) extract, Helianthus annuus (Bunga matahari) seed oil, Polyisobutene, Xanthan gum, Tocopherl acetate, Sodium benzoate, Sodium laureth sulfate, Phenoxyethanol, Disodium EDTA, Phenyl Trimethicone, BHT, Fragrance

Gimana performa dari masker ini?
Karena masker ini mengutamakan timun sebagai bahan yang jadi perhatian utamanya, maka aku sempat berharap bahwa masker ini akan menghidrasi kulit. Nah, saat aku baca klaim fungsi utama lainnya untuk membersihkan dan menghilang sel-sel kulit mati, aku agak ngga yakin apakah cukup hanya dengan dipakai masker ini saja.

Aku ngga tau indikator sel-sel kulit mati menghilang hanya dengan penggunaan masker ini tuh seperti gimana, jadi aku iseng coba maskeran tanpa sebelumnya peeling dulu dengan masker ini. Well… setelah aku diamkan selama 20 menit (agak overtime dari instruksi maksimalnya yaitu 15 menit), aku membilas masker ini dan ngga menemukan efek apapun.

Muka kelihatan lebih segar karena fungsi hidrasinya? Ya itu kan karena dibilas dengan air, tapi selain itu ngga ada tampilan visual yang berubah walaupun aku sudah menggunakan produk ini lebih dari 3 kali.

Efek pengencangan? Ngga terlalu kelihatan di aku walaupun aku pernah cobain masker ini pasca begadang malamnya (karena biasanya kalau aku begadang, kulitku keesokan harinya terlihat saggy dan kusam) dan biasa saja, ngga ada efek pengencangan yang signifikan. Mungkin sesuai dengan klaim bahwa efek pengencangan tersebut akan terlihat dengan penggunaan rutin (?)

Tapi nih tapi, klaim bahwa produk ini bekerja untuk membersihkan dan menghilangkan sel-sel kulit mati ini ada benarnya. Karena, saat aku iseng menggunakan peeling lagi sesudahnya, aku merasa sel-sel kulit mati lebih mudah terangkat ketika aku peeling. Jadi, menurutku ya, masker ini seperti melunakkan jaringan sel-sel kulit mati sehingga memudahkan pengangkatan sel-sel kulit mati oleh peeling scrub.

Nah, buat aku sih ini membantu banget, karena biasanya kalau lagi males menguapi muka (face steaming) seperti yang biasa dilakukan di tempat-tempat facial, ya aku tinggal pakai masker ini baru deh setelah itu aku peeling dan pakai masker lain yang fokusnya untuk menutrisi.

Gizi Beauty Mask Bengkoang

p_20180401_161028_vhdr_on_1709647392.jpg                                           Si Bengkoang yang Mencerahkan
Klaim fungsi utama:
– Mencerahkan kulit
– Membersihkan dan menghilangkan sel-sel kulit mati –> klaim ini ada di setiap varian Gizi Beauty Mask
– Mengencangkan dan mempertahankan kekencangan kulit dengan penggunaan rutin –> klaim ini ada di setiap varian Gizi Beauty Mask

Bahan:
Aqua, Euchema spinosum (Rumput laut) extract, Kaolin, Aloe barbadensis (Aloe vera) gel, PVP, Bentonite, Glycerin, Titanium dioxide, Propylene glycol, Butylene glycol, Polyacrylate-13, Polysorbate-20, Pachyrrhizus erosus (Bengkoang) root extract, Helianthus annuus (Bunga matahari) seed oil, Polyisobutene, Xanthan gum, Tocopherl acetate, Sodium benzoate, Sodium laureth sulfate, Phenoxyethanol, Disodium EDTA, Phenyl Trimethicone, BHT, Fragrance

Gimana performa dari masker ini?
Well… untuk fungsi membersihkan dan menghilangkan sel-sel kulit matinya sama dengan varian timun. Efek pengencangan juga sama, ngga terlalu terlihat dalam sekali pemakaian. Jadi, ya harus pakai produk ini secara rutin. Aku penasaran harus seberapa rutin. Pastinya, aku ngga pernah berencana untuk menggunakan masker setiap hari -_-

Efek mencerahkan kulit? Nah, aku hanya merasa efek pencerahnya hanya bersifat sementara. Jadi, begitu masker ini dibilas, kulit memang tampak lebih cerah (cerah, bukan putih ya). Masker ini bisa dibandingkan dengan masker bengkuang Mustika Ratu yang sama-sama berbentuk paste juga.

Menurutku, keduanya memberikan efek mencerahkan yang sama. Bedanya, masker bengkuang Gizi Beauty Mask ngga bikin mukaku kering setelah pemakaian. Berbeda memang dengan masker bengkuang dari Mustika Ratu yang bikin kulitku terasa tanpa minyak setelah pemakaian, karena maskernya mengeras ketika maskernya kering.

Gizi Beauty Mask Seaweed

p_20180401_160910_vhdr_on_1826842490.jpg                                             Si Rumput Laut yang Menutrisi

Klaim fungsi utama:
– Menutrisi kulit dengan kandungan vitamin dan mineral dari rumput laut.
– Membersihkan dan menghilangkan sel-sel kulit mati –> klaim ini ada di setiap varian Gizi Beauty Mask
– Mengencangkan dan mempertahankan kekencangan kulit dengan penggunaan rutin –> klaim ini ada di setiap varian Gizi Beauty Mask

Bahan:
Aqua, Euchema spinosum (Rumput laut) extract, Kaolin, Aloe barbadensis (Aloe vera) gel, PVP, Bentonite, Glycerin, Titanium dioxide, Propylene glycol, Butylene glycol, Polyacrylate-13, Polysorbate-20, Helianthus annuus (Bunga matahari) seed oil, Polyisobutene, Xanthan gum, Tocopherl acetate, Sodium benzoate, Sodium laureth sulfate, Phenoxyethanol, Disodium EDTA, Phenyl Trimethicone, BHT, Fragrance

Gimana performa dari masker ini?
Efek untuk menghilangkan sel-sel kulit mati dan mengencangkan kulit sama saja seperti varian lainnya. Karena salah satu fungsi utama dari masker ini adalah untuk menutrisi kulit, jadi ngga ada efek yang langsung terlihat dalam sekali pemakaian.

Masker ini dan masker varian beras (yang nanti akan dibahas terakhir) adalah dua dari masker yang aku sering re-purchase karena aku sering ngga nemu di konter Guardian alias sering banget habis. Dengan kata lain, masker ini ibarat ‘makanan untuk kulit’ karena untuk penggunaan rutin (paling banter aku pakai masker tiga kali seminggu), kulitku terasa lebih kenyal dan lembut.

Penggunaan masker ini secara rutin juga membantu produk-produk perawatan harian jadi mudah terserap, apalagi make-up jadi lebih mudah menempel dengan baik kalau sebelumnya aku coba maskeran dengan masker ini.

Gizi Beauty Mask Rice

p_20180401_160801_vhdr_on_1834360709.jpg                                              Si Beras yang Menghaluskan

Klaim fungsi utama:
– Mencerahkan kulit muka
– Menyamarkan noda pada muka
– Mengecilkan pori-pori
– Menghaluskan kulit muka
– Membersihkan dan menghilangkan sel-sel kulit mati –> klaim ini ada di setiap varian Gizi Beauty Mask
– Mengencangkan dan mempertahankan kekencangan kulit dengan penggunaan rutin –> klaim ini ada di setiap varian Gizi Beauty Mask

Bahan:
Aqua, Euchema spinosum (Rumput laut) extract, Kaolin, Aloe barbadensis (Aloe vera) gel, Oryza sativa (Beras) bran water, PVP, Bentonite, Glycerin, Titanium dioxide, Propylene glycol, Butylene glycol, Polyacrylate-13, Polysorbate-20, Helianthus annuus (Bunga matahari) seed oil, Polyisobutene, Xanthan gum, Tocopherl acetate, Sodium benzoate, Sodium laureth sulfate, Phenoxyethanol, Disodium EDTA, Phenyl Trimethicone, BHT, Fragrance

Gimana performa masker ini?
Sama seperti varian lainnya, efek menghilangkan sel-sel kulit mati dan mengencangkan kulitnya sama. Nah, untuk fungsi mencerahkan kulitnya lebih baik dibandingkan varian bengkoang.

Dibandingkan dengan varian lainnya, masker varian beras ini sangat sering aku pakai sehingga efek seperti kulit halus dan lembut memang terasa di kulitku. Kulit halus juga menandakan pori-pori di mukaku tampak mengecil sehingga mengontrol produksi sebum di bagian yang memang berminyak, makanya terasa halus kalau dipegang.

Klaim atas efek menyamarkan noda pada muka? Sayangnya, aku belum melihat hasil itu pada bekas jerawatku selama dua minggu pemakaian (aku punya dua bekas jerawat baru; satunya karena efek facial… huh sebel dan satunya lagi karena kurang tidur banget selama 3 hari ngerjain proposal -_-). Dalam satu minggu, aku coba untuk tiga kali pemakaian. Sesudahnya, aku gunakan minimal sekali seminggu. Kenapa? Karena, aku sempat kehabisan stok masker beras ini di Guardian.

Yup, dengan segala klaim fungsi-fungsi utama dari varian beras ini, ngga heran kalau varian ini cepat banget ‘lenyap’ dari rak-rak masker di Guardian. Makanya, aku kalau nemu varian ini di Guardian langsung ambil sebanyak apapun yang tersisa di rak. Bukannya gimana ya, kadang yang tersisa di rak pun ngga banyak. Sebanyak-banyaknya aku ketemu produk ini di rak Guardian itu cuma lima bungkus aja. Jadi, kebayang kan… kaya ketemu rare item kalau lagi main game RPG hahaha.

Tapi, aku ngga perlu khawatir lagi kalau kehabisan produk ini atau pun varian lainnya di Guardian, karena kita bisa pesan langsung di website officialnya Gizi lho di Gizi Indonesia. Harga beli di website pun lebih murah dibandingkan di Guardian dan konter beauty supermarket lain.

Nah, gimana tanggapan kalian tentang produk baru dari Gizi ini? Tertarik untuk mencoba? Share komentar kalian di bawah ini ya 🙂

See you on the next post!

5 Komentar

    1. Halo maaf baru bales huhu. Aku lagi cobain masker lain, tapi ngga menutup kemungkinan bakal pakai masker ini yang varian beras *kalau* stoknya ada di Guardian :’

  1. Hai hai 🙂
    Aku masih pakai masker ini kalau memang aku bisa ketemu di Guardian (karena ngga tau kenapa varian masker yg beras sama rumput lautnya SUSAH BANGEET nemunya di sini -_-). Aku biasa beli di Guardian Giant Taman Yasmin karena deket rumah. Mungkin kalau nanti stok masker berasnya udah habis aku bakal pertimbangin beli lewat online storenya hehe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.