Eksfolian

[Review] The Body Shop Vitamin C Glow-Revealing Liquid Peel

Hi, hello!

Kali ini aku mau membahas peeling yang dari segi tekstur cukup bikin aku tertarik untuk cobain. Kalau kalian pernah baca tulisan sebelumnya di blog ini tentang scrub yang pernah kugunakan untuk eksfoliasi (Mustika Ratu Peeling Mundisari, Wardah White Secret Exfoliating Scrub, Emina Apricot Jam Face Scrub), ketiga-tiganya kan tipe peeling dengan butiran scrub yang cukup kasar. Namanya juga scrub ^^

Aku kepikiran cobain liquid peeling karena makin ke sini ngerasa kalau aku harus mulai pelan-pelan mengubah kebiasaan merawat kulit dengan lebih gentle lagi gitu. Selain dari mulai menghindari beberapa bahan yang berpotensi mengiritasi kulit, aku juga mulai mengubah beberapa rutinitas merawat kulit dari dalam dan luar. Sejauh ini, hal yang cukup konsisten aku lakuin: mengurangi makanan atau minuman manis dan mengurangi treatment yang terlalu kasar untuk kulit.

img_20190210_215121_4519208967573040177309.jpg
Say hello to The Body Shop Vitamin C Glow-Revealing Liquid Peel

Nah, kali ini aku bakal bahas pengalaman liquid peeling-ku dengan The Body Shop Vitamin C Glow-Revealing Liquid Peel ini 🙂

Klaim

Produk yang mengedepankan teknologi gelto-peel ini mengklaim fungsi dan manfaatnya sebagai berikut:

  1. Mengangkat kotoran, sisa polusi, dan sel-sel kulit mati sehingga kulit tampak lebih sehat dan cerah sejak penggunaan pertama
    2. Membuat kulit tampak lebih halus, lembut, dan cerah

Produk ini mengandung buah camu-camu yang berasal dari hutan Amazon di Peru. Nah, si buah camu-camu yang mengandung vitamin C ini diklaim berperan juga untuk proses pencerahan kulit. Wellit’s vitamin C, ngga heran gitu hehe.

Bahan

Aqua/water/eau, alcohol denat, propylene glycol, glycerin, carbomer, ppg-26-buteth-26, palmitamidopropyltrimonium chloride, peg-40 hydrogenated castor oil, quaternium-80, parfum/fragrance, 3-0-ethyl ascorbic acid, mel/honey/miel, limonene, behentrimonium chloride, cetrimonium chloride, benzyl salicylate, hexyl cinnamal, isopropyl alcohol, linalool, Myrciaria dubia fruit extract

Beberapa bahan yang mau kubahas di sini:

1. Alcohol denatured
Oke, aku ngga pernah ngerti kenapa The Body Shop taruh bahan ini di urutan kedua yang artinya adalah kandungannya banyak dalam produk ini. Awalnya, waktu aku beli produk ini dan tahu ada alcohol denat di sini, aku juga sempat ragu mau beli atau engga… ya walaupun ujung-ujungnya kubeli juga mengingat ini ‘kan peeling yang pastinya bakal aku bilas selesai pemakaian.

Secara singkat, alcohol denatured adalah alkohol yang ditambahkan denaturant. Alkohol sendiri pada umumnya digunakan untuk membantu produk terserap kulit, namun alkohol  tentu saja berpotensi mengiritasi kulit. Jadi, untuk teman-teman yang berkulit sensitif harap berhati-hati dan lakukan patch test untuk melihat ada reaksi tertentu ngga pada kulit kalian.

2. Parfum (fragrance)
Kulitku memang secara umum ngga yang rewel banget kalau ketemu produk yang mengandung parfum di dalamnya. Walaupun begitu, parfum merupakan satu dari tiga bahan (parfum, alkohol, paraben) yang aku mau hindari pelan-pelan dari produk skin care…. walaupun susah rasanya karena sebagian besar produk baik skin care maupun make-up mengandung parfum di dalamnya.

Si parfum dalam produk ini berada di urutan kesepuluh dari 20 bahan yang digunakan dalam produk ini. Jadi, bisa dibilang ada di tengah-tengah ya. Untuk aku yang berharap kandungannya ngga dominan, aku berharap seengganya posisi si parfum ini ada di urutan-urutan akhir. Aroma produk ini sendiri bisa dibilang ngga terlalu kuat tapi juga ngga berarti aromanya samar ya.

3. Isopropyl alcohol
Untungnya posisinya ada di urutan ketiga terakhir jadi kandungannya ngga terlalu dominan. Tetep saja sih…. harusnya alcohol denatured juga posisinya jangan awal banget seperti itu. Isopropyl alcohol di sini fungsinya sebagai pengawet/preservatif untuk produk ini supaya ngga rusak karena kontaminasi oleh mikroba sehingga kualitasnya tetep terjaga. Tentu saja, persentase kandungan bahan pengawet biasanya kecil banget.

4. Ekstrak buah camu-camu (Myrciaria dubia fruit extract)
Aku kok agak gimana gitu ya dengan produk yang mengiklankan kandungan suatu bahan tapi saat baca ada di urutan keberapa bahan tersebut ternyata malah di urutan terakhir. Maunya apa? :’)

Jadi, si ekstrak buah camu-camu ini ada di urutan terakhir. Iya, kamu ngga salah baca… ada di urutan terakhir. Aku jadi kepikiran deh, kalau isopropyl alcohol sebagai pengawet yang pastinya persentase kandungannya ngga sampai 1%, lah gimana dengan si ekstrak camu-camu yang ada di urutan terakhir ini? Hmm, makin ngga dominan dong.

But, what can I say? Ini liquid peeling yang ujung-ujungnya bakal aku bilas juga ‘kan beres pemakaian, jadi aku juga ngga berharap banyak dengan fungsi pencerahan yang diklaim dari ekstrak camu-camu ini.

5. “The chloride trio” (palmitamidopropyltrimonium chloride, behentrimonium chloride, cetrimonium chloride)
Aku jarang ketemu tiga bahan ini dalam produk-produk skin care yang sejauh ini sudah pernah aku pakai. Tiga-tiganya ini cukup berpotensi mengiritasi kulit berdasarkan skor EWG ketiganya yang sama-sama menunjukkan nilai 4. Jadi, seperti biasa lakukan patch test ya untuk kalian yang berkulit sensitif tapi penasaran mau coba produk ini.

Cara Penggunaan

img_20190210_215645_2178761912648991170608.jpg
Karena ini liquid peeling jadi aman digunakan 2-3 kali seminggu seperti yang tertera di petunjuk pemakaian
  1. Pastikan muka sudah dibersihkan…hmm, tentu saja
  2. Keluarkan liquid peeling ini maksimal dua kali pompaan saja (tergantung ukuran wajah juga, buatku dua kali pompa sudah banyak banget)
  3. Ratakan ke seluruh muka, baru setelah itu dipijat lembut

Selama proses memijatkan liquid peeling ini ke kulit muka, nanti cairan peeling akan menggumpal. Gumpalan putih ini yang diduga juga berisi sel-sel kulit mati kita hehe. Oh iya, gumpalan ini juga kalau berwarna agak keruh itu menandakan selama proses peeling ada debu, kotoran, atau sisa make-up yang terperangkap selama proses peeling.

Produk Apa yang Dipakai Sebelumnya?

Ini produk liquid peeling yang pertama kucoba, tapi untuk produk peeling secara umum aku sudah cobain dari Mustika Ratu Peeling Mundisari, Wardah White Secret Exfoliating Scrub, dan Emina Apricot Jam Face Scrub.

Kesan Pertama dari Produk Ini

Produk dikemas dalam botol berpompa yang membuat kita mudah untuk mengeluarkan produknya. Untuk mengeluarkan cairan peeling-nya, jangan lupa bagian pompanya diputar dulu ya.

img_20190210_215438_1913046108727840518269.jpg
Putar dulu untuk membuka ‘kunci’ pompanya ya ^^

Sayangnya, botolnya ngga bening jadi kita ngga tahu sisa produk dari yang kita gunakan.

Aroma produknya sendiri entah kenapa bikin aku inget dengan aroma lem glukol. Apalagi, tekstur dan warna liquid peeling-nya mirip lem cair. Hmm, berhubung bahan pewanginya ada di urutan kesepuluh, aku kira aromanya akan sedikit asam/citrusy gitu mengingat produk ini kan mengusung buah camu-camu yang kaya vitamin C sebagai bahan utamanya.

Efek Setelah Pemakaian Rutin

Oke, jadi seperti biasa, aku pakai peeling sekali seminggu kalau rajin. Semalas-malasnya aku peeling ya dua minggu sekali… itu sudah termasuk dihitung dengan peeling di tempat facial. Setelah peeling, biasanya aku cuci muka lagi untuk menghilangkan sisa-sisa peeling baru kemudian dikasih hydrating toner supaya mengembalikan pH dan kelembaban ke kulit. Selesai di-toner, baru aku maskeran entah itu wash-off/masker bilas, sleeping mask, atau sheet mask.

Aku sempat iseng tes bisa ngga ya ini juga untuk bersihin sisa make-up gitu. Nah, aku cobain pakai peeling ini selesai kulitku dibersihkan dengan Wardah micellar water sekali saja dan dibilas. Kalau kalian baca postingan tentang micellar water sebelumnya (bisa dibaca di sini), Wardah micellar water ini lebih cocok untuk hapus make-up ringan. Ringan dalam definisiku adalah: pelembab ber-SPF/bb cream + bedak tabur + pensil alis + lip tint atau tinted lip balm.

Nah itu kan make up ringan ya, gimana dengan make up berat? Aku penasaran, oke ngga ya ini liquid peeling dipakai juga untuk angkat sisa-sisa make-up berat? Jadi, aku coba tes dengan menggunakan produk ini setelah aku membersihkan muka sekali saja dengan Wardah micellar water.

Hasilnya?
Yup, gumpalannya agak keruh dan berwarna kecoklatan sedikit. Ini menandakan kalau hanya pakai micellar water sekali yang memang ngga difokusin buat angkat make-up berat itu ngga cukup :’)

Dibandingkan eksfoliasi dengan scrub seminggu sekali, eksfoliasi dengan liquid peeling ini kulakukan maksimal tiga kali seminggu. Kenapa? Tentunya, karena teksturnya yang cair jadi ngga abrasif alias kasar untuk kulit. Jujur, aku ngga menemukan efek cerah instan setiap selesai pakai produk ini.

Beda ceritanya saat eksfoliasi dengan scrub yang pernah kugunakan. Aku memang merasa kulitku tampak lebih cerah setiap selesai eksfoliasi dengan scrub. Aku rasa itu karena butiran scrub betul-betul ‘mengikis’ lapisan sel-sel kulit mati, makanya memang hasil yang tampak pun kulit yang tampak lebih cerah secara instan (tapi temporer hehehe) dibandingkan sebelum eksfoliasi.

Oh iya, setiap selesai eksfoliasi dengan produk ini, aku agak sedikit kesulitan membasuh muka sisa gumpalan-gumpalan dari liquid peeling-nya karena agak lengket di kulit. Menggunakan facial sponge cukup membantu untuk membersihkan muka dari sisa-sisa liquid peeling yang masih terasa lengket di muka.

Setelah dibilas, ada efek lembut yang terasa di kulit walaupun ngga serupa efeknya seperti eksfoliasi dengan scrub. Ngga jarang eksfoliasi dengan scrub bikin kulitku jadi terasa kering apalagi kalau aku berlebihan eksfoliasinya. Nah, efek lembut yang terasa di kulit selesai eksfoliasi dengan liquid peeling ini ngga bikin kulitku jadi terasa kering. Ngga heran sih, ini karena teksturnya yang cair jadi lebih ngga mengeringkan kulit ketimbang scrub yang biasanya berupa paste dengan butiran-butiran scrub yang cukup terasa kasar di kulit.

Kalau bisa kusimpulkan, liquid peeling ini tidak semaksimal scrub yang bisa langsung mengikis sel-sel kulit mati dalam sekali pemakaian. Makanya, ngga heran penggunaan liquid peeling ini bisa dilakukan 2-3 kali dalam seminggu karena pengangkatan sel-sel kulit matinya ngga ‘sekasar’ kalau dengan scrub. Lalu, apakah artinya produk ini ngga bagus? Ngga juga, kalau memang kalian ingin melakukan eksfoliasi secara lembut pada kulit.

Aku sendiri hingga saat ini masih mencari cara yang baik untuk merawat kulit. Memang ada kepuasan tersendiri menggunakan scrub untuk eksfoliasi, tapi kalau bisa memilih produk dan cara yang lebih ramah untuk kulit, kenapa ngga? 🙂

Aku menilai liquid peeling dari The Body Shop ini cukup baik untuk rutinitas eksfoliasiku dan pembersihan muka dari make-up berat. Satu-satunya yang aku sayangkan dari produk ini adalah adanya alcohol denatured pada urutan kedua dari produk ini. Walaupun sejauh ini kulitku ngga menunjukkan reaksi tertentu selama penggunaan produk ini untuk eksfoliasi, aku tetap berharap The Body Shop bisa melakukan formulasi ulang supaya kandungan alkohol ini ngga dominan pada produk.

Kesimpulan

  1. Apakah produk ini bekerja sesuai klaimnya?
  • Mengangkat kotoran dan sisa polusi? Yes. Khusus untuk kotoran seperti make-up yang belum terangkat sempurna, liquid peeling ini akan membentuk gumpalan berwarna keruh ketika digunakan pada kulit yang sedang dibersihkan.
  • Mengangkat sel-sel kulit mati? Yes… tapi ngga dalam sekali pemakaian. Maklum aja, namanya juga liquid peeling, memang lebih lembut ketimbang scrub untuk mengikis sel-sel kulit mati.
  • Membuat kulit tampak halus, lembut, dan cerah? Yes untuk halus dan lembut. Nope untuk membuat kulit tampak cerah tiap selesai pemakaian produk ini.
  1. Apakah ada reaksi tertentu seperti iritasi, gatal, breakout, dan lain-lain? Nope.
  2. Bakal beli lagi apa ngga? Nope
    Setelah dipikir-pikir khususnya karena alcohol denatured yang ada di urutan kedua, aku ngga beli produk ini lagi… kecuali The Body Shop mau memformulasi ulang produk ini dengan setidaknya mengurangi kandungan alcohol denatured atau lebih bagus lagi mengganti bahan ini.

Beli Dimana dan Harganya Berapa?

Aku beli produk ini di The Body Shop cabang Margo City Depok waktu bulan Agustus 2018. Produk ini dibandrol dengan harga Rp 369.000,00.

Sekian dulu tulisan kali ini. Hmm, jadi tertarik untuk mengganti rutinitas eksfoliasi dengan liquid peeling? Yuk, bisa banget sharing komentar dan opini kalian di kolom komentar :^^

See you on the next post!

Referensi

EWG’s Skin Deep: Palmitamidopropyltrimonium chloride
EWG’s Skin Deep: Behentrimonium chloride
EWG’s Skin Deep: Cetrimonium chloride

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.