Masker Wajah Review

[Review] Wardah White Secret Hydraglow Sleeping Mask

Hi, hello!

Tulisan hari ini masih membahas masker wajah. Selesai bahas masker tipe wash-off (bilas) dan lembar (sheet mask) sebelumnya, kali ini sleeping mask yang bakal dibahas di sini. Pertama kali kenal sleeping mask itu 2014 dan aku belum serajin itu untuk menulis blogku. ^^

Sleeping mask pertamaku itu Laneige Sleeping Mask. Saat itu, belum banyak memang merek skin care yang mengeluarkan sleeping mask. Senang deh saat ini sudah banyak merek skin care termasuk merek lokal yang mengeluarkan sleeping mask.

Wardah White Secret Hydraglow Sleeping Mask

Wardah White Secret Hydraglow Sleeping Mask adalah salah satu sleeping mask lokal yang baru dikenalkan awal tahun ini. Masker ini menambah rangkaian White Secret dari Wardah. Ngomong-ngomong kalau penasaran tentang rangkaian White Secret, aku pernah membahas ini di sini dan juga di sini.

Klaim

Dengan penggunaan intensif, masker ini membantu kulit terawat dengan menjaga kelembaban kulit agar kulit terasa lebih halus, lembut, dan menjadikan kulit lebih bersinar (glowing) di pagi hari. Oke, ada tiga poin klaim ya di sini. Kita lihat gimana performanya, sesuai ngga ya dengan klaimnya?

Masker ini juga mudah meresap ke dalam lapisan kulit (pada tingkat epidermis) dan bekerja secara spesifik di setiap tahapan proses pencerahan kulit. All thanks to Advanced-White Specific Systemtechnology.

Bahan

Aqua, cyclopentasiloxane, niacinamide, pentylene glycol, butylene glycol, glycerin, ammonium acryloyldemiethyltaurate/VP copolymer, trehalose, dimethicone, phenoxyethanol, chlorphenesin, polyglyceryl-3 methylglucose distearate, polysorbate 20, aminomethyl propanol, carbomer, 1,2-hexanediol, caprylyl glycol, tocopheryl acetate, disodium EDTA, dimethicone/vinyl dimethicone crosspolymer, ethylhexylglycerin, fragrance, sodium hyaluronate, Actinidia polygama fruit extract, oligopeptide-68, dextran, palmitoyl tripeptide-8, hydrogenated lechitin, sodium oleate.

Ada lima formula yang di-highlight oleh masker ini. Kelima bahan plus fungsinya ini di antaranya:

1. Peptide Fuse
Fungsinya yaitu untuk meringankan tanda-tanda kulit sensitif serta kemerahan yang disebabkan oleh stres lingkungan dan UV sehingga kulit memiliki pertahanan yang lebih baik. Sayangnya, tidak ada info yang tersedia di kemasan maupun situs resmi Wardah tentang apa saja komponen dari formula PeptideFuse itu.

2. Crystal-White Active
Fungsinya yaitu untuk meratakan warna kulit, memberikan hidrasi optimum, dan menjadikan kulit bersinar (glowing) di pagi harinya. Sama seperti PeptideFuse, tidak ada informasi tentang komponen apa saja yang menyusun formula ini.

3. Calm Therapy
Formula wewangian ini berfungsi untuk membuat kulit lebih rileks dan segar. Bagi yang kulitnya sensitif wewangian, sebaiknya lakukan patch test masker ini di kulit kalian dulu ya untuk melihat cocok atau tidak masker ini dengan kulit. Oh iya, tester masker ini tersedia di Wardah Beauty House (dan beberapa konter di supermarket besar).

Wewangian atau fragrance dalam masker ini berada pada urutan ke-22. Dari segi urutan yang ngga terlalu awal, konsentrasi bahan ini memang ngga terlalu dominan. Aroma masker sendiri ngga terlalu overpowering atau kuat.

4. Niacinamide
Niasinamida (niacinamide) adalah bentuk lain dari vitamin B3. Fungsinya pada masker ini yaitu untuk menyamarkan noda hitam pada wajah dan memberikan hidrasi optimum. Selengkapnya tentang niasinamida ini akan kubahas di bagian bahan ya.

Niasinamida memang dikenal mampu menyamarkan noda hitam karena bahan ini menghambat kerja enzim tirosinase (1). Enzim ini memicu sintesis/pembentukan melanin. Pigmen ini yang berperan pada penggelapan warna kulit.

Bagaimana dengan manfaatnya untuk hidrasi kulit? Niasinamida mampu mencegah hilangnya kadar air antar lapisan epidermis kulit (transepidermal water loss) (2).

5. Vitamin E
Sebagai antioksidan, vitamin E pada masker ini berfungsi untuk melindungi sel kulit pada lapisan epidermis dari radikal bebas dan juga untuk menjaga kelembutannya. Tocopheryl acetate adalah bentuk dari vitamin E yang digunakan dalam masker ini.

Bahan-Bahan yang Harus Diperhatikan

Berdasarkan pemeringkat Environmental Working Group (EWG), sebagian besar bahan-bahan yang digunakan dalam masker ini masuk dalam kategori low hazard atau minim bahaya (rentang 1-3). Tapi ada beberapa catatan yang mungkin perlu kalian, khususnya yang tipe kulitnya sensitif, untuk tahu:

1. Phenoxyethanol (Kategori EWG: 3-4/Moderate)
Phenoxyethanol digunakan sebagai pengawet dalam produk kosmetik. Toksisitas bahan ini tergantung dari penggunaannya. Dalam kadar dan frekuensi penggunaan yang tinggi, bahan ini berpotensi mengiritasi kulit. Bagi yang berkulit sensitif sebaiknya lakukan patch test ya sebelum membeli masker ini.

Sayangnya, bahan ini berada pada urutan ke-10. Semakin awal nama suatu bahan ditulis pada daftar bahan, maka hal itu menandakan jumlah atau tingkat kadarnya pada produk tersebut.

2. Dimethicone (Kategori EWG: 1-2/Low Hazard)
Dimethicone digunakan sebagai emolien dalam produk kosmetik. Penggunaan dalam kadar dan frekuensi yang tinggi dapat bersifat toksik bagi bagian tubuh yang non reproduktif. Sayangnya, bahan ini berada dalam urutan kesembilan.

3. Aminomethyl propanol (1-3/Low Hazard)
Aminomethyl propanol digunakan untuk menyesuaikan kondisi pH dalam produk kosmetik. Penggunaan bahan ini dalam kadar dan frekuensi tinggi berpotensi mengiritasi kulit. Bahan ini terletak dalam urutan ke-14 pada komposisi bahan.

Informasi Tambahan

1. Kemasan

Kemasan Masker dan Spatula untuk Mengambil Masker

Kemasan masker ini terbuat dari plastik bening menyerupai kaca. Tutup kemasan terbuat dari plastik yang menyerupai metalik (bisa dipakai buat ngaca juga lho hehe). Sekilas tampak berat, kemasan masker ini cukup ringan tapi sayangnya agak kebesaran kalau dibawa bepergian.

2. Tekstur Produk

Masker dengan Konsistensi Gel

Masker ini memiliki tekstur gel bening dengan aroma masker yang cukup wangi namun tidak terlalu menyengat.

3. Period After Opening
Masker ini memiliki masa pakai selama 12 bulan setelah dibuka.

Produk yang Dipakai Sebelumnya

Sebelumnya, aku pakai Laneige Sleeping Mask. Itu pun pemakaiannya sudah lama tidak rutin sejak 2015. Aku mulai menggunakan sleeping mask sejak 2014.

Cara Penggunaan

Aku biasa menggunakan masker ini pada tahap akhir skincare routine-ku di malam hari. Tahap skincare routine-ku di malam hari begini:

Micellar water –> Facial cleanser –> Toner –> Essence –> Serum –> Pelembab –> Sleeping Mask

Aku biasa menggunakan sleeping mask minimal seminggu sekali. Paling banyak, aku pakai tiga kali seminggu.

Lama Penggunaan

Aku menggunakan masker ini sejak bulan Januari 2019. Aku selang-seling penggunaannya dengan Emina Sleeping Mask sesuai kebutuhan kulit khususnya kalau kulitku terasa kering dan butuh kelembaban ekstra. Kalau kulitku sedang terasa berminyak, aku baru rutinkan menggunakan masker Wardah ini.

Efek Setelah Penggunaan

Aku pakai masker Wardah ini kalau kulitku rasanya sangat berminyak. Yup, tipe kulitku normal-berminyak dan rentan dehidrasi. Kulitku kadang terasa kering kalau suhu malam hari lebih dingin (biasanya musim hujan di Bogor, malam hingga subuh terasa lebih dingin).

Selama pemakaian masker ini, kulitku ngga mengalami breakout atau reaksi alergi lainnya. Aku juga ngga merasakan kulit jadi makin berminyak keesokan paginya selama memakai masker ini di akhir rutinitas skincare-ku. Nah bagaimana dengan efek lainnya?

Sayangnya, aku ngga bisa bicara banyak tentang efek mencerahkan masker ini karena masker ini ‘hanya’ kupakai maksimal tiga kali seminggu. Kulitku memang tampak cerah tapi aku rasa tidak karena masker ini aja tapi juga dengan rangkaian produk skincare lainnya.

Nah bagusnya nih, aku rasa kulitku jadi lebih lembab dan kenyal di pagi hari setelah malam sebelumnya menggunakan masker ini. Efek ini lebih kelihatan saat kulitku lagi terasa kering.

Masker ini ngga bikin kulitku terasa makin berminyak keesokan harinya bahkan selama tiga kali seminggu pemakaian. Aku rasa ini karena kandungan niasinamidanya deh.

Niasinamida itu ngga cuma untuk mencerahkan dan meratakan warna kulit aja tapi bisa juga membantu mengecilkan tampilan pori-pori dengan menambah keelastisan kulit. Pori-pori yang mengecil tentu aja bikin kulit ngga rentan berminyak apalagi tersumbat (yang jadi penyebab munculnya komedo).

Kesimpulan

Apakah sesuai dengan klaim atau manfaat yang dijanjikan?
Produk ini menjanjikan tiga manfaat: kulit halus, lembut, dan bersinar. Oke, kulit bersinar ini aku artikan sebagai kulit yang cerah ya.

Untuk kulit halus dan lembut, kulitku terasa lebih halus dan kenyal besok paginya setelah malam sebelumnya pakai masker ini. Hasil ini beda kalau aku ngga pakai masker ini malam sebelumnya.

Sayangnya, aku ngga terlalu melihat hasil kulit jadi lebih cerah tapi aku pun ngga sedang bermasalah dengan kulit kusam juga. Jadi, bisa dibilang aku ngga melihat perubahan yang terlalu signifikan dari rona wajahku.

Apakah masker ini menimbulkan reaksi tertentu?
Tidak.

Apa yang mesti diperhatikan saat menggunakan masker ini?
Sebaiknya kalau kulitnya sedang berjerawat atau baru timbul jerawat, hindari penggunaan sleeping mask.

Bakal beli lagi apa engga?
Tidak untuk saat ini karena aku mau coba sleeping mask lain yang sama-sama fokusnya untuk menambah kelembaban. Aku mau coba bandingkan dengan masker ini.

Beli Dimana & Harganya Berapa

Masker ini bisa dibeli di Wardah Beauty House dan juga di konter Wardah yang ada di Guardian, Watson’s, dan supermarket besar. Lebih gampang lagi, masker ini bisa dibeli secara online di Shopee resminya Wardah. Masker ini dibandrol seharga Rp 107.500,00 (info dari situs Watson’s).

Gimana, tertarik untuk mencoba masker Wardah White Secret ini? Sharing pengalaman kalian kalau sudah mencoba masker ini atau opini kalian tentang masker ini di kolom komentar ya. 🙂

See you on the next post!

1 Komentar

  1. […] Produk yang Digunakan: 1. Pembersih (cleanser): Sensatia Botanicals Cleopatra’s Rose Facial Cleanser 2. Toner: Everwhite Essence Toner 3. Esens: Secret Key Starting Treatment Essence Rose Edition 4. Perawatan mata: The Ordinary Caffeine Solution 5% + EGCG 5. Serum (1): The Ordinary Matrixyl 10% + HA 6. Serum (2) The Ordinary Pycnogenol 5% 7. Pelembab: The Ordinary Hyaluronic Acid 2% + B5 8. Masker + eksfolian: Freeman Rejuvenating Clay Mask 9. Masker peeling: The Ordinary AHA 30% + BHA 2% Peeling Solution 10. Sleeping mask (1): Emina Aqua Infused Sleeping Mask 11. Sleeping mask (2): Wardah White Secret Hydraglow Sleeping Mask […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.